Account Officer Mikro (AOM)

Uncategorized

Nama Jabatan

Account Officer Mikro (AOM)

Atasan Langsung

Kepala Unit UlaMM

Membawahkan

–           

Tujuan Jabatan : Melaksanakan fungsi Account Officer Mikro (AOM) sesuai dengan ketentuan dalam rangka mendukung pencapaian target Perusahaan.

Tugas Pokok dan Tanggung Jawab :

  1. Melaksanakan penyusunan rencana pemasaran harian dan bulanan.
  2. Melakukan pemasaran produk Kantor Unit UlaMM kepada calon nasabah sesuai ketentuan.
  3. Melaksanakan penyusunan rencana penyelesaian pembiayaan potensi bermasalah Nasabah kantor unit UlaMM
  4. Melaksanakan monitoring pembiayaan pasca cair, perkembangan usaha dan nelakukan pembinaan dalam rangka pengembangan kapasitas usaha Nasabah.
  5. Melaksanakan penagihan atas tunggakan kepada Nasabah (bucket 1-90).
  6. Melaksanakan monitoring janji bayar Nasabah dengan keterlambatan (bucket 1-90)
  7. Melaksanakan kunjungan ke tempat usaha dan agunan Nasabah dengan keterlambatan 61 (enam puluh satu) hari sampai dengan 90 (Sembilan puluh) hari untuk melakukan profiling Nasabah untuk mengetahui kondisi usaha, agunan, keberadaan Nasabah, sehingga dapat merekomendasikan langkah-langkah penyelamatan segera.
  8. Melaksanakan restrukturisasi pada Nasabah performing loan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  9. Melaksanakan koordinasi dengan kepala Unit UlaMM dan pihak terkait dalam menjalankan program PKU sesuai dengan target yang sudah ditetapkan.
  10. Melaporkan progress pencapaian kinerja secara berkala kepada Kepala Unit ULaMM

Wewenang :

  1. Meng-input data dan informasi hasil verifikasi usaha, penilaian agunan pembiayaan dan dokumen debitur lainnya ke dalam aplikasi UlaMM untuk memperoleh hasil skoring.
  2. Memeriksa dan menandatangani dokumen-dokumen/ormulir yang terkait dengan fungsi sesuai kewenangannya.

Indikator Kinerja :

  1. Tersusunnya pemasaran harian dan bulanan
  2. a. Tercapainya pertumbuhan bisnis konvensional maupun syariah (antara lain revenue, nett lending, dan outstanding). b. Tercapainya target pemasaran berbasis komunitas pelaku usaha. c. Terlaksananya proses pemasaran melalui aktivitas Pra-Pembiayaan. d. Terlaksananya mapping area pemasaran AOM berdasarkan kecamatan yang telah ditentukan. e. Terlaksananya seleksi awal, kunjungan ke lokasi usaha, jaminan dan lokasi tempat tinggal/domisili calon Nasabah sebagai bentuk Customer Due Dilligance (CDD). f. Terlaksananya analisa permohonan pembiayaan sesuai kebijakan dan ketentuan.
  3. a. Tersusunnya rencana penyelesaian pembiayaan potensi bermasalah Nasabah konvensional maupun Syariah Kantor Unit UlaMM. b. Tercapainya kualitas pembiayaan Konvensional maupun Syariah (antara lain Lar dan PAR).
  4. Terlaksananya monitoring pembiayaan Pasca Cair.
  5. Terlaksananya target penagihan atas tunggakan kepada Nasabah Konvensional maupun syariah (bucket 1-90).
  6. Monitoring janji bayar Nasabah dengan keterlambatan (bucket 1-90)
  7. Terlaksananya kunjungan Nasabah untuk melakukan profilling Nasabah untuk mengetahui kondisi usaha, agunan, keberadaan Nasabah.
  8. Terlaksananya restrukturisasi pada Nasabah Performing Loan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  9. Terlaksananya program PKU
  10. Laporan progress pencapaian kinerja secara berkala kepada Kepala Unit UlaMM.

STANDAR KOMPETENSI Account Officer Mikro (AOM)

Kompetensi

Skala

A

Kompetensi Inti

1

Dorongan berprestasi

3

2

Kepatuhan terhadap aturan yang berlaku

3

3

Membangun dan membina hubungan pelanggan

3

B

Kompetensi Mengelola Diri

1

Kemampuan beradaptasi

2

2

Pengembangan diri

2

3

Resilliensi

2

C

Kompetensi Mengelola Pekerjaan

1

Perencanaan dan Pengorganisasian kerja

2

2

Driving Execution

1

3

Penyelesaian Masalah dan Pengambilan Keputusan

1

4

Pemantauan dan Evaluasi Kerja

2

5

Menjalin Relasi Strategis

1

6

Inovasi

1

D

Kompetensi Mengelola Orang Lain

 

1

Kepemimpinan

2

Mengembangkan Orang Lain

3

Digital Leadership

4

Managing Diversity

5

Business Acumen

2

E

Kompetensi Teknis

1

Memahami Kebijakan Bisnis Mikro (UlaMM)

Non Skala

2

Menyusun pemasaran produk pembiayaan

Non Skala

3

Melakukan pemasaran produk pembiayaan

Non Skala

4

Menganalisis permohonan pembiayaan

Non Skala

5

Memonitor Nasabah

Non Skala

Tags: